Tampilkan postingan dengan label MAN 18 JAKARTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAN 18 JAKARTA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Desember 2014

Mading

 Mading adalah kepanjangan dari majalah dinding. Sebetulnya, tidak sulit untuk membuatnya. Namun konsen topik pembicaraan yang ada dalam mading tersebut terkadang sudah keluar dari topik yang seharusnya di bahas. Belum lagi design mading yang harus terlihat luar biasa, agar menarik perhatian pembaca. Bapak deden, sebagai guru seni budaya kami. Menugaskan kami untuk membuat mading yang menarik dan konsen pada satu topik pembicaraan saja. Beliau melatih kita bukan saja untuk membuat mading dengan benar, namun dipadukan dengan seni. Seni design yang ditekankannya tak mengurangi topik pembicaraan. Semua peserta didik kelas 11, di latih untuk membuat mading dengan benar. Saya sendiri, sempat di ajak beliau untuk mendampinginya sebagai asisten mengajar di sebuah Sekolah dasar. Dengan itu, saya mempunyai nilai lebih untuk membimbing teman-teman yang lain untuk membuat mading yang menarik dan konsen pada 1 topik. Saya sendiri tak segan untuk membantu teman-teman.


hasil karya kelas 11 MAN 18 Jakarta :

Sabtu, 11 Oktober 2014

3 tahun yang berkesan
3 tahun beliau mengabdi menjadi kepala sekolah, di MAN 18 Jakarta. Melakukan semuanya dengan penuh tanggung jawab, menjadikan MAN 18 lebih berkualitas dari sebelumnya. Dengan bantuan Bapak, Ibu Guru dan para karyawan sekolah, beliau mampu mengubah segalanya menjadi lebih baik. Seorang wanita yang tegas dan cerdas ini telah memberikan yang terbaik selama 3 tahun yang manis. Membuat kami takkan pernah lupa  akan kerja kerasnya selama ini.
Hari jum’at pagi, 10/10. Kami semua melepas kepindahannya menjadi kepala sekolahdi sekolah lain. Kami yang dibantu anggota OSIS/MPK  membuat kejutan kecil untuk perpisahan di pagi ini. Beberapa siswa dan siswi yang berbakat memainkan alat musik maju, mendampingi kami mengiring nyanyian kami. Sebagai tanda terima kasih. Suasana haru sangat terasa pada hari itu, semua bernyanyi dan meneteskan air mata.  Puisi terbit di tengah lantunan nada yang kami nyanyikan, membuat suasana saat itu itu semakin haru.
Sungguh, apapun yang telah engkau berikan kepada kami, takkan mungkin terbalas dengan kejutan sederhana di pagi ini. Terima kasih kami ucapkan kepadamu Ibu Dra.Yessy Anwar, atas 3 tahun yang sangat berkesan.



Kamis, 21 Agustus 2014



untuk pertama kalinya sekolah gue bikin Pameran Seni ala siswa-siswi yang dibuka untuk umum. dan inilah berita keseruannya.







Festival art school in MAN 18 Jakarta
Pada hari kamis tanggal 29 mei 2014 lalu, siswa-siswi angkatan 7 MAN 18 Jakarta membuat suatu “Festival Karya Seni”. Festival karya seni angkatan 7 ini berlokasi di lapangan MAN 18 Jakarta.
Festival karya seni sendiri adalah suatu kegiatan yang baru pertama kali di selenggarakan di MAN 18 Jakarta. Suatau kebanggaan tersendiri untuk ankatan 7, yang sebentar lagi akan naik kelas 11 menyelenggarakan, suatu event yang terbuka untuk umum. Siapapun boleh datang berkunjung untuk melihat karya-karya angkatan 7 MAN 18 Jakarta ini.
            Festival ini di persiapkan 1 bulan lamanya, seluruh murid kelas 10 berpartisipasi dalam event ini mereka semua sibuk mempersiapkan dengan matang untuk festival tersebut. Festival ini sesungguhnya pengambilan nilai mata pelajaran Seni Budaya Keterampilan, untuk semester 2. Pencetus acara ini pun tidak lain dan tidak bukan Bapak Deden, guru SBK MAN 18 Jakarta. Dia menginginkan kelas 10  ini berekspresi dan berkreasi dengan karya yang mereka pamerkan. Mempunyai nilai estetika dan nilai jual, beliau menginginkan anak muridnya menegerti apa yang dia pikirkan tentang seni, bebas dalam berseni.
Wakil kepala sekolah pun, ikut meramaikan festival ini. Beliau memberikan sambutan sebagai tanda festival ini di buka. Kebanggaannya di ungkapkan pada sambutan pembuka tersebut. Bapak Heri, menginginkan event ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Bapak deden pun ikut memberikan sambutan pembukaan, sebagai penanggung jawab festival ini dia mengucapkan terima kasih untuk semua pendukung acara ini.
            Festival di mulai pukul 09.00  WIB sampai selesai. Acara ini sengaja di selenggarakan di tanggal merah, membuat pameran semakin ramai pengunjung, beberapa pengunjung adalah wali murid dari siswa siswi MAN 18 Jakarta dan Alumni- alumni yang hadir dalam festival karya seni ini. Festival ini pun berjalan dengan lancar, biarpun masih banyak kekurangan tetapi pengunjung tetap merasa terhibur.